Senin, 23 Desember 2013
Di China Telur di Rebus Menggunakan Urine

Suatu hari, menjelang usai jam sekolah di kota Dongyang di China timur, para orang tua bergegas menjemput putra-putri mereka setelah seharian sibuk belajar di sekolah dasar (SD). Namun, saat-saat seperti itu baru awal kesibukan bagi puluhan penjual telur di seluruh kota, jauh di pesisir Provinsi Zhejiang, yang menyiapkan diri untuk memasak makanan ringan musim semi yang unik dan disukai penduduk setempat.
Baskom dan ember wadah air seni (urine) anak laki-laki dikumpulkan dari toilet SD. Itu adalah bahan utama untuk membuat "telur anak perawan", sebuah jajanan tradisi lokal yang terbuat dari telur yang direndam dan dimasak dalam urine anak laki-laki, terutama yang usianya di bawah usia 10 tahun. Tidak ada penjelasan yang memadai mengapa telur harus direndam dalam urine anak laki-laki. Namun, tradisinya memang sudah berlangsung berabad-abad. Aroma telur yang sedang dimasak dalam pot air seni tersebut tercium jelas oleh orang-orang yang lalu lalang melewati pedagang kaki lima yang banyak terdapat di Dongyang. Orang-orang mengklaim, telur tersebut mujarab sebagai jamu kesehatan yang luar biasa.
"Jika anda makan ini, anda tidak akan mendapat serangan stroke. Telur yang dimasak dalam air seni beraroma wangi," kata Ge Yaohua, 51 tahun, pria yang punya sebuah warung populer yang menjual "telur anak perawan". "Telur tersebut baik untuk kesehatan keluarga anda. Keluarga kami selalu makan itu. Di Dongyang, semua keluarga suka makan telur itu."
Dibutuhkan hampir satu hari untuk membuat telur yang unik tersebut. Proses pembuatan dimulai dengan merendam telur dan kemudian memasak hingga mendidih dalam panci berisi air seni. Setelah itu, cangkang telur mulai pecah dan telur-telur itu dibiarkan tetap panas dalam air seni selama berjam-jam.
Si penjual harus terus menuangkan air seni ke dalam panci dan mengendalikan api untuk menjaga telur agar tidak terlalu panas dan terlalu matang. Ge mengatakan, ia telah lebih dari 20 tahun membuat makanan ringan tersebut. Jajanan telur itu jadi populer karena rasanya segar dan asin. Sebutir telur dijual dengan harga 1,50 yuan, harga itu dua kali lipat dari harga telur biasa.
Banyak warga Dongyang, tua dan muda, mengatakan, mereka percaya pada tradisi yang diwariskan oleh nenek moyang mereka bahwa telur dapat menurunkan panas tubuh, meningkatkan sirkulasi darah menjadi lebih baik, dan menyegarkan kembali tubuh. "Dengan makan telur ini, kami tidak akan mengalami sakit pinggang, kaki, dan sendi. Juga, Anda akan memiliki lebih banyak energi ketika bekerja," kata Li Yangzhen, 59 tahun, yang membeli 20 telur dari Ge.
Telur tidak hanya dapat dibeli di warung pinggir jalan. Penduduk setempat juga diketahui secara pribadi telah mengumpulkan urine anak laki-laki dari sekolah-sekolah terdekat untuk memasak makanan lezat di rumah mereka. Popularitas khasiat telur tersebut telah mendorong pemimpin pemerintah daerah untuk membuat daftar "telur anak perawan" sebagai warisan budaya takbenda.
Namun, tidak semua orang menggemari jajanan unik tersebut. Ahli kesehatan China memberikan tinjauan yang beragam tentang manfaat kesehatan dari telur tersebut. Beberapa memperingatkan tentang masalah kebersihan sekitar penggunaan urine untuk memasak telur.
Beberapa penduduk Dongyang juga mengatakan, mereka membenci telur unik tersebut. "Di Dongyang, kami memiliki tradisi yang menyatakan bahwa telur itu baik untuk kesehatan kita dan dapat membantu mencegah hal-hal seperti mendinginkan tubuh," kata Wang Junxing, 38 tahun. "Saya tidak percaya pada semua ini, jadi saya tidak memakannya."
Baskom dan ember wadah air seni (urine) anak laki-laki dikumpulkan dari toilet SD. Itu adalah bahan utama untuk membuat "telur anak perawan", sebuah jajanan tradisi lokal yang terbuat dari telur yang direndam dan dimasak dalam urine anak laki-laki, terutama yang usianya di bawah usia 10 tahun. Tidak ada penjelasan yang memadai mengapa telur harus direndam dalam urine anak laki-laki. Namun, tradisinya memang sudah berlangsung berabad-abad. Aroma telur yang sedang dimasak dalam pot air seni tersebut tercium jelas oleh orang-orang yang lalu lalang melewati pedagang kaki lima yang banyak terdapat di Dongyang. Orang-orang mengklaim, telur tersebut mujarab sebagai jamu kesehatan yang luar biasa.
"Jika anda makan ini, anda tidak akan mendapat serangan stroke. Telur yang dimasak dalam air seni beraroma wangi," kata Ge Yaohua, 51 tahun, pria yang punya sebuah warung populer yang menjual "telur anak perawan". "Telur tersebut baik untuk kesehatan keluarga anda. Keluarga kami selalu makan itu. Di Dongyang, semua keluarga suka makan telur itu."
Dibutuhkan hampir satu hari untuk membuat telur yang unik tersebut. Proses pembuatan dimulai dengan merendam telur dan kemudian memasak hingga mendidih dalam panci berisi air seni. Setelah itu, cangkang telur mulai pecah dan telur-telur itu dibiarkan tetap panas dalam air seni selama berjam-jam.
Si penjual harus terus menuangkan air seni ke dalam panci dan mengendalikan api untuk menjaga telur agar tidak terlalu panas dan terlalu matang. Ge mengatakan, ia telah lebih dari 20 tahun membuat makanan ringan tersebut. Jajanan telur itu jadi populer karena rasanya segar dan asin. Sebutir telur dijual dengan harga 1,50 yuan, harga itu dua kali lipat dari harga telur biasa.
Banyak warga Dongyang, tua dan muda, mengatakan, mereka percaya pada tradisi yang diwariskan oleh nenek moyang mereka bahwa telur dapat menurunkan panas tubuh, meningkatkan sirkulasi darah menjadi lebih baik, dan menyegarkan kembali tubuh. "Dengan makan telur ini, kami tidak akan mengalami sakit pinggang, kaki, dan sendi. Juga, Anda akan memiliki lebih banyak energi ketika bekerja," kata Li Yangzhen, 59 tahun, yang membeli 20 telur dari Ge.
Telur tidak hanya dapat dibeli di warung pinggir jalan. Penduduk setempat juga diketahui secara pribadi telah mengumpulkan urine anak laki-laki dari sekolah-sekolah terdekat untuk memasak makanan lezat di rumah mereka. Popularitas khasiat telur tersebut telah mendorong pemimpin pemerintah daerah untuk membuat daftar "telur anak perawan" sebagai warisan budaya takbenda.
Namun, tidak semua orang menggemari jajanan unik tersebut. Ahli kesehatan China memberikan tinjauan yang beragam tentang manfaat kesehatan dari telur tersebut. Beberapa memperingatkan tentang masalah kebersihan sekitar penggunaan urine untuk memasak telur.
Beberapa penduduk Dongyang juga mengatakan, mereka membenci telur unik tersebut. "Di Dongyang, kami memiliki tradisi yang menyatakan bahwa telur itu baik untuk kesehatan kita dan dapat membantu mencegah hal-hal seperti mendinginkan tubuh," kata Wang Junxing, 38 tahun. "Saya tidak percaya pada semua ini, jadi saya tidak memakannya."
Sumber : international.kompas.com
Minggu, 22 Desember 2013
Melihat Keunikan Pemukiman Suku Dogon
Dogon adalah nama dari kelompok suku yang menempati wilayah plato tengah Mali, di selatan sungai Niger.
Dogon adalah nama dari kelompok suku yang menempati wilayah plato tengah Mali, di selatan sungai Niger.
Saat ini suku Dogon berpopulasi sekitar 800 ribu jiwa. Suku Dogon sangat terkenal dan menjadi objek studi antropologi banyak ilmuwan.
Mereka terkenal akan mitologi, kebudayaan serta arsitektur pemukimannya. Saat ini telah terjadi perubahan yang signifikan terhadap cara hidup, kebudayaan dan kepercayaan orang Dogon.
Pemukiman Suku Dogon
Di wilayah Mopti, Mali, sekelompok orang berjumlah kurang dari satu juta, mempertahankan warisan budaya dan arsitektur yang unik yang telah mereka nikmati selama ratusan tahun.

Struktur tertua pemukiman Dogon dapat ditemukan pada dinding dinding tebing.

Seribu tahun yang lalu orang-orang Dogon melarikan diri ke daerah terisolasi di sekitar lereng curam Bandiagara.
Di sini, sekitar tebing curam desa-desa bisa lebih mudah dipertahankan. Ditambah Sungai Niger mengalir melalui daerah itu, memberikan barisan pertahanan alami.


Menurut tradisi lisan mereka, permukiman mulai dibangun disepanjang barat daya dan selama berabad-abad orang-orang Dogon perlahan-lahan memperluas jangkauan mereka ke utara.
Hal ini mungkin bahwa masyarakat Dogon berkembang sebagai hasil dari beberapa gelombang orang yang melarikan diri dari ancaman Islamisasi.
Dinding tebing tetap indah dengan seni yang berumur ratusan tahun yang menggambarkan rincian ritual Dogon.
Banyak desa-desa di tebing yang ditinggalkan, karena takut anak-anak kecil jatuh dari tebing, maka mereka membangun kembali pemukiman di bawah tebing agar tidak terlalu berbahaya. Tanah ini subur dan Dogon mampu mengembangkan pertanian sepenuhnya.
Karena disini banyak lahan pertanian, maka di pemukiman ini banyak lumbung-lumbung untuk menyimpan benih.
Sebuah rumah khas Dogon dihiasi dengan lumbung, semua terbuat dari lumpur. Dogon mengembangkan gaya arsitektur mereka sendiri dari lumpur
Bangunan khas Dogon memiliki arti tertentu. Lumbung atap ditunjukkan sebagai lumbung laki-laki. Di sinilah gandum dan makanan lainnya disimpan.
Atap yang tinggi dan besar mencerminkan kemakmuran. Ada juga lumbung perempuan, di mana perempuan dapat menyimpan barang-barang mereka sendiri. Perempuan Dogon bisa mandiri secara ekonomi tanpa bergantung kepada suaminya.
Toguna adalah bangunan hanya untuk laki-laki. Biasanya orang-orang bermusyawarah di dalam toguna.
Bangunan ini sengaja dirancang sedemikian rupa dengan atapnya yang rendah, yang berarti bahwa tidak ada laki-laki yang bisa berdiri tegak.
Alasannya adalah sederhana ketika terjadi perdebatan yang panas, maka orang orang tidak bisa berdiri untuk melukai orang lain, ini menurunkan insiden kekerasan karena membatasi pergerakan.
Ginna adalah rumah kepala desa di Dogon.
Kepala desa tinggal di lantai pertama dengan lumbung sendiri di lantai atas. Daerah atap dipercaya dihuni oleh Wagem, nenek moyang Dogon. Wagem sebenarnya nama salah satu kultus animisme yang ada di Dogon.
Desa ini memiliki seorang pemimpin spiritual yang disebut Hogon. Hogon dipilih dari beberapa kandidat yang terdiri dari laki-laki yang sudah tua di Dogon.
Ketika Hogon dipilih maka penduduk desa dilarang menyentuh dia dan ia harus hidup sendiri tanpa mencuci dan cukur selama jangka waktu inisiasi.
Selama ini kebutuhannya dipenuhi oleh seorang perawan yang belum memasuki masa puber yang akan membuat makanan dan membersihkan rumah.
Perempuan itu juga tidak boleh menyentuh Hogon, dan setiap malam dia akan pulang ke rumah orang tuanya
Setelah melewati masa inisiasi. Hogon dipakaikan topi merah dan memakai sebuah gelang dengan hiasan mutiara.
Istrinya bisa kembali padanya, tapi pada malam pertamanya, istrinya tidak boleh tidur bersama Hogon.
Karena Dogon percaya bahwa saat Hogon tidur dia dikunjungi oleh ular suci yang memberinya hikmat dan mensucikannya saat dia tidur.
Meskipun Dogon awalnya datang ke daerah Mopti untuk melarikan diri dari Islam, agama telah menyebar ke masyarakat.
Banyak desa kini memiliki masjid yang di bangun dari lumpur, yang menambah arti arsitektur permukiman tersebut.
Berbagai agama hidup berdampingan satu sama lain dan ada tidak ada masalah sedikitpun di antara mereka, keharmonisan merupakan salah satu aspek yang paling penting dari masyarakat Dogon dan dibuktikan dalam ritual sehari-hari.

Sumber :
abizmal.co.cc
Saat ini suku Dogon berpopulasi sekitar 800 ribu jiwa. Suku Dogon sangat terkenal dan menjadi objek studi antropologi banyak ilmuwan.
Mereka terkenal akan mitologi, kebudayaan serta arsitektur pemukimannya. Saat ini telah terjadi perubahan yang signifikan terhadap cara hidup, kebudayaan dan kepercayaan orang Dogon.
Pemukiman Suku Dogon
Di wilayah Mopti, Mali, sekelompok orang berjumlah kurang dari satu juta, mempertahankan warisan budaya dan arsitektur yang unik yang telah mereka nikmati selama ratusan tahun.
Struktur tertua pemukiman Dogon dapat ditemukan pada dinding dinding tebing.
Seribu tahun yang lalu orang-orang Dogon melarikan diri ke daerah terisolasi di sekitar lereng curam Bandiagara.
Di sini, sekitar tebing curam desa-desa bisa lebih mudah dipertahankan. Ditambah Sungai Niger mengalir melalui daerah itu, memberikan barisan pertahanan alami.
Menurut tradisi lisan mereka, permukiman mulai dibangun disepanjang barat daya dan selama berabad-abad orang-orang Dogon perlahan-lahan memperluas jangkauan mereka ke utara.
Hal ini mungkin bahwa masyarakat Dogon berkembang sebagai hasil dari beberapa gelombang orang yang melarikan diri dari ancaman Islamisasi.
Dinding tebing tetap indah dengan seni yang berumur ratusan tahun yang menggambarkan rincian ritual Dogon.
Banyak desa-desa di tebing yang ditinggalkan, karena takut anak-anak kecil jatuh dari tebing, maka mereka membangun kembali pemukiman di bawah tebing agar tidak terlalu berbahaya. Tanah ini subur dan Dogon mampu mengembangkan pertanian sepenuhnya.
Karena disini banyak lahan pertanian, maka di pemukiman ini banyak lumbung-lumbung untuk menyimpan benih.
Sebuah rumah khas Dogon dihiasi dengan lumbung, semua terbuat dari lumpur. Dogon mengembangkan gaya arsitektur mereka sendiri dari lumpur
Bangunan khas Dogon memiliki arti tertentu. Lumbung atap ditunjukkan sebagai lumbung laki-laki. Di sinilah gandum dan makanan lainnya disimpan.
Atap yang tinggi dan besar mencerminkan kemakmuran. Ada juga lumbung perempuan, di mana perempuan dapat menyimpan barang-barang mereka sendiri. Perempuan Dogon bisa mandiri secara ekonomi tanpa bergantung kepada suaminya.
Toguna adalah bangunan hanya untuk laki-laki. Biasanya orang-orang bermusyawarah di dalam toguna.
Bangunan ini sengaja dirancang sedemikian rupa dengan atapnya yang rendah, yang berarti bahwa tidak ada laki-laki yang bisa berdiri tegak.
Alasannya adalah sederhana ketika terjadi perdebatan yang panas, maka orang orang tidak bisa berdiri untuk melukai orang lain, ini menurunkan insiden kekerasan karena membatasi pergerakan.
Ginna adalah rumah kepala desa di Dogon.
Kepala desa tinggal di lantai pertama dengan lumbung sendiri di lantai atas. Daerah atap dipercaya dihuni oleh Wagem, nenek moyang Dogon. Wagem sebenarnya nama salah satu kultus animisme yang ada di Dogon.
Desa ini memiliki seorang pemimpin spiritual yang disebut Hogon. Hogon dipilih dari beberapa kandidat yang terdiri dari laki-laki yang sudah tua di Dogon.
Ketika Hogon dipilih maka penduduk desa dilarang menyentuh dia dan ia harus hidup sendiri tanpa mencuci dan cukur selama jangka waktu inisiasi.
Selama ini kebutuhannya dipenuhi oleh seorang perawan yang belum memasuki masa puber yang akan membuat makanan dan membersihkan rumah.
Perempuan itu juga tidak boleh menyentuh Hogon, dan setiap malam dia akan pulang ke rumah orang tuanya
Setelah melewati masa inisiasi. Hogon dipakaikan topi merah dan memakai sebuah gelang dengan hiasan mutiara.
Istrinya bisa kembali padanya, tapi pada malam pertamanya, istrinya tidak boleh tidur bersama Hogon.
Karena Dogon percaya bahwa saat Hogon tidur dia dikunjungi oleh ular suci yang memberinya hikmat dan mensucikannya saat dia tidur.
Meskipun Dogon awalnya datang ke daerah Mopti untuk melarikan diri dari Islam, agama telah menyebar ke masyarakat.
Banyak desa kini memiliki masjid yang di bangun dari lumpur, yang menambah arti arsitektur permukiman tersebut.
Berbagai agama hidup berdampingan satu sama lain dan ada tidak ada masalah sedikitpun di antara mereka, keharmonisan merupakan salah satu aspek yang paling penting dari masyarakat Dogon dan dibuktikan dalam ritual sehari-hari.
Sumber :
abizmal.co.cc
Gerak yang melingkar dan beraturan
Gerak yang melingkar dan beraturan - setiap gerakan pada suatu benda belum tentu dapat bergerak secara beraturan, maka dengan ini agar suatu benda bisa bergerak secara beraturan harus ada perhitungan terlebih dahulu dalam melakukan perhitungan ini tentunya harus tahu dulu rumus apa yang akan digunakan setelah mengetahui rumusnya baru melakukan perhitungan. berkaitan dengan Gerak yang melingkar dan beraturan adapun pengertiannya adalah sebagai berikut:
Gerak yang melingkar dan beraturan adalah gerakan dalam lintasan berbentuk lingkaran dengan percepatan sudut tetap.
Beberapa lambang yang biasa ditemukan dalam gerakan ini antara lain :

Frekuensi (f) dan periode (T) dalam Gerakan yang melingkar dan beraturan :

sesuai dengan keterangan lambang2 di atas berarti :
Frekuensi = banyaknya putaran/waktu
Periode = waktu/banyaknya putaran
Rumus Kecepatan Sudut (ω)

Keterangan :
ω = Kecepatan sudut (rad/s)
f = frekuensi (Hz)
T = periode (s)
π = 3,14 atau 22/7 atau tetap/tidak diganti angka
Hubungan Kecepatan Sudut dan Kecepatan Linear :

Keterangan :
ω = Kecepatan sudut (rad/s)
v = Kecepatan linear (m/s)
r = jari-jari lintasan (m)
Percepatan dan Gaya Sentripetal :

percepatan sentripetal merupakan percepatan benda menuju pusat lingkaran....adanya percepatan ini menimbulkan gaya sentripetal.

Benda Yang Diputar Horizontal

mempunyai kecepatan maksimum (vmaks) yang dibatasi oleh tegangan tali maksimum (Tmaks) agar talinya tidak sampai putus.

AyunanKerucut (Konis)

Rumus-rumus dalam ayunan kerucut :


Kelajuan maksimum agar kendaraan membelok dengan baik

Sudut Kemiringan Jalan pada Belokan :

Pentiiing......
penggunaan rumus diatas ketika yang diketahui atai yang ditanyakan adalah kecepatan liniernya....namun bila yang diketahui adalah kecepatan sudutnya maka bagian rumus dibawah ini berubah menjadi....

pada pembahasan selanjutnya kecepatan yang dipakai adalah kecepatan linear......bila ada soal yang menggunakan kecepatan sudut cukup mengganti bagian yan ditampilkan di atas.
Gerak Melingkar Vertikal pada Seutas Tali

coba kalian perhatikan gaya2 yang bekerja pada bandul di setiap titiknya.....bila menuju pusat lingkaran bernilai positif sedangkan yang menjauhi pusat bernilai negatif. pada setiap titik tegangan tali (T) selalu menuju pusat lingkaran...sehingga harganya selalu ditulis positif. Kemudian berat bandul di titik A berarah menjauhi pusat lingkaran sehingga bernilai negatif, berat bandul di titik B tegak lurus dengan tali sehingga tidak memengaruhi besarnya tegangan tali atau bernilai nol (0) dan titik C berat bandul menuju pusat lingkaran sehingga bernilai positif.....dengan melihat pengaruh berat benda pada titik sembarang....misalnya titik P.....terlihat berat benda yang mempengaruhi tegangan tali sesuai dengan perkalian berat bandul dengan nilai Cos sudut dengan acuan titik A....penggabungan besarnya tegangan dan pengaruh berat bandul setara dengan gaya sentripetal benda (Fs).
maka tegangan tali dapat kita cari dengan memindahkan pengaruh berat benda ke ruas kanan.....

kedua rumus di atas sebenarnya sama persis....hanya terjadi peruraian rumus saja terserah yang akan kalian hafal yang mana...bila sudah tahu prinsipnya sebenarnya tidak harus dihafal. sedangkan rumus2 khusus di beberapa titik sebagai berikut :

kecepatan minimum untuk.....

Gerak Melingkar Vertikal dalam Lingkaran

berbeda dengan gerak vertikal benda yang diikat dengan seutas tali......pada gerakan ini benda bergerak di dalam lintasan lingkaran yang vertikal atau dapat juga tempat berpijak bendalah yang berputar vertikal sementara benda tersebut berada di sebelah dalamnya....seperti air dalam ember yang diikat tali...atau pilot pesawat yang bermanuver membentuk lingkaran vertikal....atau seperti contoh gambar di atas (bola dalam ember). dalam kondisi ini berlaku rumus umum :

kecepatan minimal agar saat di titik tertinggi benda tidak meninggalkan lintasan.....

Gerakan Melingkar Vertikal di Luar Lingkaran

contoh gerakan ini adalah ketika sebuah kendaraan melintasi jalan yang gundukannya membentuk lingkaran....
coba kalian perhatikan....mengapa berat benda dikalikan dengan sin...dan bukannya cos.... alasannya terlihat dalam penguraian gaya berat pada gambar.... sehingga rumus umumnya :

saat di puncak berlaku.....

bahasan terakhir kita mengenai....
Hubungan Roda - roda

- Jika roda-roda sama pusatnya maka kecepatan sudutnya sama....dengan kecepatan sudut yang sama maka dapat kita cari kecepatan linier salah satu roda jika kecepatan linier roda yang lainnya diketahui.
- Jika roda-roda sama lintasannya maka kecepatan liniernya sama....dengan kecepatan linier yang sama maka dapat kita cari kecepatan sudut salah satu roda jika kecepatan sudut roda yang lainnya diketahui.
Demikianlah ulasan mengenai Gerak yang melingkar dan beraturan semoga bisa bermanfaat bagi siapa saja yang membacanya dan menambah wawasan dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi sekian dari kami sampai jumpa lagi di teori berikutnya.
Langganan:
Postingan (Atom)